Tips Keliling Kyoto dalam Sehari

IMG_3787

Siapa disini yang gak kenal Kyoto sih??? Pasti udah ada di list jalan-jalan kamu kalau ke Jepang! Ya kan?? Ayo ngakuu..
Kyoto ini merupakan salah satu kota pelopor Muslim Friendly di Jepang. Jadi jangan kaget kalau kamu dapat menemukan berbagai macam restoran halal juga tempat untuk ibadah bagi muslim.

Kalau kamu cuma punya 1 hari di Kyoto dan ingin memadatkan jadwalmu sekaligus tidak meninggalkan ibadah wajib muslim,berikut itinerary yang aku jalani saat jalan-jalan sehari di Kyoto!

8.30… start!!
Pagi, saatnya menjelajah Kyoto!! Yang pertama aku dan temanku lakukan adalah naik kereta menuju stasiun Arashiyama!
Jangan pikir dua kali untuk mengunjungi kuil sekaligus taman bambu paling cantik di Kyoto ini. Kamu juga bisa merasakan kesan “antik” dan tradisional di stasiun Arashiyama dengan kayu-kayu dan penataan ‘jadul’nya yang indah. Kepagian dating atau kuilnya belum buka? Inilah kenapa aku pilih Arashiyama pagi-pagi, selain kuil, kamu bisa eksplor sungai cantik yang mengelilingi lokasi ini dan merasakan sejuknya hawa di hutan bambu.

Tidak hanya alamnya dan kuilnya saja yang indah, di sekitar Arashiyama banyak sekali toko merchandise yang bisa dikunjungi untuk beli-oleh-oleh, beberapa diantara unik2 lho, seperti yang satu inI! Kartu pos berbahan kain dengan motif khas Arashiyama!

9.30 – 11.00
Selesai foto-foto, di sekitar Arashiyama, ada beberapa kuil lain seperti Tenryu-ji, Ninna-ji, dan Kinkaku-ji yang menarik untuk dihampiri. Kamu dapat berjalan kaki menuju kuil-kuil ini setelah selesai berkeliling di Arashiyama, karena jaraknya hanya sekitar 15-20 menit jalan kaki (kecuali Kinkaku-ji). Atau kamu bisa langsung ambil bus dari Arashiyama menuju Kuil Kinkaku-ji yang merupakan salah satu primadona Kyoto.

Puas dengan Arashiyama dan sekitarnya, saatnya kembali ke stasiun Kyoto dan sewa sepeda! Setelah selesai dengan Kyoto bagian timur, jelajah Kyoto bagian barat dengan menggunakan sepeda adalah rekomendasiku. Kamu bisa menyewa sepeda mulai dari harga 900yen untuk seharian (biasanya batas waktu sampai pukul 18:00). Pihak rental sepeda juga menyediakan peta ‘Cycling Kyoto’ dan berbaik hati untuk memberikan rute yang nyaman lho.

11.30 – 12.00
Ayo, Berkeliling Kuil dengan sepeda!

Setelah dapat sepeda, gowes langsung menuju Kiyomizudera dan bayar parkir sebesar 200yen untuk beberapa tempat sekaligus. Yap, simpan tiket parkir ini untuk nanti memarkir sepeda kamu di beberapa kuil lain tanpa bayar lagi nantinya. Jangan lupa bayar masuk tiket kuil untuk lokasi foto yang super kece dan legendaris ini yaa.

Source : en.japantravel.com

Setelah dari Kiyomizudera, kamu bisa mengunjungi Myojun-ji, lalu cuci mata di Yasaka street menuju Pagoda Yasaka, dan kalau kamu mau gowes agak jauh, kamu mungkin bisa sampai ke Ginkaku-ji lho!

12.00 – 13.30
Sudah masuk waktunya sholat? Yuk, cari masjid sekalian gowes langsung ke dekat Nijo castle, sembari menyusuri sungai Kamogawa yang indah.

Jangan berharap bangunan besar masjid akan menyambutmu disini. Bangunan masjid Kyoto adalah bangunan sederhana seperti rumah kantor atau biasanya kita sebut Ruko. Sebenarnya, judulnya bukan ‘masjid’ melainkan Islamic Center.


Source : http://kyoto.travel/muslim/en/

Dan saat perut lapar, tak perlu khawatir mencari restoran halal di sekitaran masjid, karena kamu dapat segera menemukan restoran halal ala Turki yang lezat dekat masjid. Restoran ini juga bisa menyediakan tempat sholat dadakan jika dibutuhkan, tinggal tanya dengan staffnya saja. Kalau kamu bingung mencari lokasinya, cek dengan aplikasi dari Halal Navi , dijamin kamu gak bakal nyasar deh!


Source : halalmedia.jp

13.30 – 14.30
Tidak jauh dari lokasi masjid dan restoran halal, terdapat Nijo Castle dan kuil Inari. Kamu hanya perlu menyeberang perempatan besar, maka kamu bisa mengunjungi kastil Nijo. Salah satu kastil dengan halamannya yang luas di Kyoto.

http://www.wodowaido.com/wp-content/uploads/2017/02/IMG_3722.jpg
Pohon sakura tua di Nijo Castle.

Kamu juga bisa mengunjungi kuil yang masih berkaitan dengan Fushimi Inari, maksudnya itu sama-sama memuja dewa rubah. Meskipun tanpa 1000 gerbangnya yang terkenal, kuil mini ini juga bagus dengan danau kecil dan jembatannya yang indah. Kalau sedang tidak musim liburan, kastil dan kuil kecil ini agak sepi pengunjung lho. Kamu bisa bersantai di beberapa kursi yang disediakan atau sekedar rebahan di tamannya yang luas dan beristirahat dari kayuhan sepeda untuk sesaat.

14.30 – 17.00
Siap untuk jalan-jalan lagi, tinggal cari oleh-oleh di Gojo Street, Kawaramachi dan cicip sedikit old town Kyoto di Gion.

Menjelang malam dan kamu harus segera mengembalikan sepeda, sekalian lewat dari kastil Nijo, kamu bisa sekilas lewat ke Gojo street, dimana kamu bisa melihat gedung-gedung tua yang unik dan pusat perbelanjaan yang ramai di Kyoto.

Salah satu bangunan tua di daerah Gojo.

Kamu juga dapat memilih berbagai pernak pernik khas Kyoto disini. Tidak hanya itu, gowes sedikit lagi, maka kamu akan tiba di daerah pertokoan Gion sekaligus merasakan suasana Kyoto jaman dahulu! Gion ini terkenal juga akan Geisha yang kerap terlihat oleh para turis. Ya tentu sajalah, karena gedung pertunjukan mereka ini ya pusatnya di Gion ini! Kalau kamu beruntung, mungkin kamu bisa bertemu Geisha di jalan.
Ups, masuk waktu sholat lagi? No problem, ada OIOI di daerah Kawaramachi yang tak jauh dari Gion, dimana ada Laox di lantai 5 yang menyediakan tempat untuk sholat.

17.00 – Oyasumii
Saatnya, Makan malam!!
Sebelumnya, jangan lupa kembalikan sepeda sebelum toko tutup yaaa.
Terakhir untuk menutup hari dengan yang halal, kamu bisa berkunjung ke restoran ramen, Ayam-ya. Restoran ini terletak tidak jauh dari stasiun Kyoto.
Untuk makan malam, buka dari pukul 6 sore hingga 10 malam. Cek juga liburnya, karena Ayam-ya biasanya tutup di hari minggu dan hari libur nasional. Tidak hanya ramen, ada juga menu nasinya lho. Dalam restoran ini juga ada tempat sholatnya, sehingga kamu bisa bersantap dengan santai dan tak terusik untuk buru-buru cari tempat sholat.

Trip satu hari nan padat berisi ini, cukup menguras tenaga lho! Jadi, siapkan fisikmu dan bawalah minuman dan snack selalu di dalam tas. Beberapa dari kuil bisa kamu hilangkan dari daftarmu jika sekiranya cukup padat, tapi kamu bisa tetap menikmati suasana Kyoto yang kental akan budaya dan tetap menjaga makanan halal dan ibadah bagi kamu yang muslim.

So, ga ada yang gak mungkin dalam sehari kan???Ayo, berpetualang!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *